Dalam webinar, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya, dan peserta yang bertanya terdiri
dari, Peserta Desa Morokau, peserta Desa Rumakay, dan beberapa desa lainnya, pemateri pun
langsung menjawab pertanyaan yang ditanyakan.
Menghadapi persaingan di dunia wisata, kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat, Yusnita
berharap dengan Aksi Perubahan yang dilakukannya Pariwisata SBB melalui Dinas Pariwisata dapat
mengoptimalkan unsur Pentahelix Pariwisata menunjang pengembangan dan kemajuan Kabupaten SBB.
semakin ketinggalan. Namun tak semua menyadarinya. Masih banyak pengelola wisata yang tidak
‘jemput bola’ dengan aktif, kebanyakan menunggu pengunjung secara konvensional.
Di penghujung zoom meeting Kabid Destinasi Wisata sebagai peserta PKA Angkatan XII dengan NDH _3
mengakhiri dengan menyampaikan pantun, dan serta mengapresiasi kehadiran Desa Waimital yang
hadir bersama yang hadir bersama Pemerintah Desa , kelompok Sadar Wisata, BPD, Bumdes maupun
Babinsa Desa . Juga keterwakilan Desa waesala, Desa Luhu, Desa Luhutubang, Desa Ety, Desa Morekau,
Tomalehu Barat, Desa Kawa, Desa Rumahkay, Desa Buano Utara,Desa Latu, Desa Alang Asaude. (*)










