Dukcapil Halsel Berlakukan Pelayanan Online Berdasarkan Permendagri No 109 Tahun 2019

oleh -131 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Di tengah pandemik Covid-19 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Halmahera Selatan berdasarkan kebijakan pemerintah pusat melalui Permendagri No 109 Tahun 2019 tantang Spesifikasi Formulir Pengajuan Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil akan dilakukan Dukcapil Halsel dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Halsel Hi. Saban Ali, SH, M.Si kepada porostimur.com sejak Senin kemarin (29/6/20)

Saban Ali mengungkapka bahwa, Dalam menghadapi kondisi yang saat ini secara bersama diketua masyarakat yaitu pendemik Covid-19 yang mamng sedikit merubah tatanan terhadap kegiatan pemerintah, karena ada tekanan kehidupan baru atau disebut dengan New Normal, maka Dukcapil Kabupaten Halmahera Selatan barusaha mengambil kebijakan secara nasional kebijakan pemerintah pusat.

Dalam kondisi seperti ini maka melalui pak Dirjen bahwa kita harus melakukan langka-langka untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut dengan menggunakan beberapa cara yang pertama adalah merespon atau responsibiliti terhadap kondisi yang ada, yang kedua adalah harus segera melakukan adaptif menyesuaikan serta menyediakan kemampuan dan keterampilan teknologi yang saat ini agar kita bisa memberikan pelayanan secara online kepada masyarakat, “Jelas Saban

Link Banner

Menurutnya Dukcapil Halsel ditengah pandemik Covid-19 pihaknya tidak menginginkan adanya masyarakat yang tergesah mandapatkan pelayanan.

“Kita tidak ingin masyarakat terlalu banyak dan berdesak desak untuk mandapatkan layanan di kantor Dukcapil Halsel, sehingga kami membuka akses pelayanan online ini kepada masyarakat di seluruh halmahera selatan baik di desa maupun kecamatan yang terpenting wilayah itu bisa punya akses internet secara umum sehingga bisa dapat mengakses layanan online dalam dokumen pendaftaran penduduk yang meliputi KK, baik yang KK baru, KK perubahan, KK hilang, maupun KK rusak dan sebagainya itu, mereka bisa melakukannya lewat Whatsapp maupun melalui aplikasi khusus online yang namanya https://dukcapilhalsel.online/

Baca Juga  Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Pulang ke Haribaan Ibu Pertiwi

Lanjtnya Kemudian yang kedua layanan online atau daring berdasarkan permendagri no 7 Tahun 2019 Tentang pelayanan Adminduk secara daring.

“Selain pendaftaran penduduk pencatatan sipil seperti pembuatan aktek kelahiran atau perubaha aktek kelahiran ataupun karena aktek kelahirannya hilang, mereka bisa menggunakan akses online melalui aplikasi Whatsapp maupun apikasi onlinenya,” ungkap Saban.

Saban menyebutkan Kecuali yang melakukan perekaman kita membuka langsung di kantor Dukcapil Halsel, dan empat kecamatan lain yang hari ini sudah siap untuk melakukan perekaman e-KTP sekaligus cetak langsung di tempat, “kata Saban

Kata dia dalam waktu dekat, Dukcapil Halsel akan segera melakukan Mobile layanan kunjungan “Dengan Mobile Layanan kunjungan dari desa ke desa tetapi dengan harus menjaga dan harus mendapatkan izin dari pihak Tim Gugus Tugas Covid-19, karena menurutnya kunjungan dengan Mobile Layanan akan turun bersama tim, sekaligus k menerapkan sistem protokol kesehatan sesuai dengan kebijakan pada saat ini.

Baca Juga  AMP dan Hipma Sulbar Sesalkan Pernyataan Kades Pohea

” Kita akan turun menggunakan mobil Mobile atau mobil keliling yang akan kita gunakan dengan menyusuri beberapa wilayah kecamatan dan desa, sepanjang wilayah itu ada akses internet maka kami akan melakukan perekaman sekaligus percetakan ditempat. Tetapi jika wilayah tersebut belum memilik akses internet maka kita akan melakukan secara offline dan tentunya hal itu harus kita bawah ke kantor kabupaten untuk lakukan percetakan disana,” katanya lagi

Saban menginformasikan kepada seluruh masyarakat, bahwa dalam waktu dekat sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat melalui “Permendagri No 109 Tahun 2019 tantang Spesifikasi Formulir Pengajuan Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 (1) Huruf A Formulir Yang Digunakan Dalam Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 terdiri dari Bahan Baku: Kertas HVS 80 Gram, Ukuran A4, Jumlah: 1 Rangkap, Warna: Putih.

Olehnya itu pihaknya membutuhkan dukungan kepada semua pihak untuk sosialisasi pencetakan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil secara mandiri dengan menggunakan kertas HVS A4 80 gram.

Saya berharap terutama pak camat dan kepala desa, serta tokomasyarakat, untuk bisa kita sukseskan program ini kepada masyarakat agar lebih cepat mereka bisa mendapatkan dokumen administrasi kependudukan, karena ini menjadi bagian yang sangat penting hari ini baik kepemilikan terhadap KK kemudian aktek kelahiran maupun kepemilikan KTP yang nantinya kita juga akan menghadapi pilkada dan wajib memiliki KTP ” harap Saban

Baca Juga  TERPAMPANG, Napi Beberkan untuk Keluar Bayar Rp 5 Jutaan, Menteri Yasonna Kembali Jadi Sorotan

Saban juga menjelaskan bahwa Melalui permendagri tersebut akan diberlakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Halmahera Selatan
mulai tanggal 1 Juli 2020.

“Jadi dokumen kependudukan dan pencatatan Sipil bapak ibu (Masyarakat) dapat mencetak secara mandiri dengan menggunakan kertas HVS 80 Gram Ukuran A4 Warna Putih.

Saban Ali bilang dengan adanya leyanan internet, mereka dengan sendirinya bisa mencetak dokumen kependudukan dan pencatatan sipil dirumah sepanjang diwilayah itu ada akses internet dan memiliki perangkat seperti Printer. Jika tidak ada dirumah bisa minta tolong di kepala desa, bisa juga di puskesmas, dan bisa juga di camat karena kita sudah bangun komunikasi dalam artian membangun kerja sama dengan mereka semua, dan mudahan ini bisa melancarkan sehingga dapat memberikan pelayanan lebih cepat dan tepat dan terasa kepuasan terhadap masyarakat, ” tutupnya. (adhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *