Dolar Kabur, Mafia Makmur

oleh -105 views

“Coba kamu pelajari,” perintahnya ke Purbaya. Maka Menteri Keuangan ini pun bergerak. Ia tidak memakai ilmu sihir ekonomi tingkat dewa, tidak juga memanggil detektif dari serial Netflix. Ia cuma membuka data ekspor, mencocokkan harga dari Indonesia dengan data impor negara tujuan.

Ia menelusuri jalur kapal, melihat perusahaan perantara di Singapura dan British Virgin Islands, lalu membandingkan angka demi angka. Kerja penelusuran seperti itu sudah biasa dilakukannya di beberapa lembaga, sebelum ini. Sesederhana itu.

Bahkan anak SD yang baru belajar hitung-hitungan untung rugi warung mungkin bisa paham kalau barang dijual Rp1.000 di sini lalu tercatat Rp4.400 di sana, ada sesuatu yang lebih ajaib daripada sulap badut ulang tahun.

Baca Juga  Kejati Malut Tetapkan Eks Bupati Taliabu Aliong Mus Tersangka Korupsi Proyek ISDA Rp17,5 Miliar

Data itu sebetulnya sudah ada selama 34 tahun, tersimpan rapi seperti bangkai yang sengaja ditaruh di lemari dan pura-pura dianggap parfum ruangan. Bedanya, kali ini ada orang yang punya nyali membukanya, dengan dukungan penuh dari atasannya.

Atas titah Prabowo, Purbaya seperti mengambil pisau analisa lalu membedah tubuh ekspor Indonesia yang selama ini tampak sehat di luar tetapi diduga bocor di organ dalamnya. Termasuk di lembaga pajak yang berada di bawah kewenangannya menangani.

No More Posts Available.

No more pages to load.