Donald Trump Perang Melawan Universitas Harvard, Ini Motifnya!

oleh -1 Dilihat
Donald Trump memiliki banyak motif untuk melawan Universitas Harvard. Foto/X/@DDNewslive

Porostimur.com, Washington – Harvard adalah lelucon, mengajarkan Kebencian dan Kebodohan, dan seharusnya tidak lagi menerima Dana Federal. Itu diungkapkan Presiden AS Donald Trump dalam sebuah unggahan media sosial.

Mata Trump yang penuh amarah tertuju pada institusi swasta Ivy League tersebut, menyerukan pencabutan kontrak penelitian pemerintahnya, memangkas setidaknya USD2,2 miliar dalam pendanaan multi-tahun, dan mengusulkan larangan menerima mahasiswa internasional.

Trump telah menangguhkan pendanaan federal untuk tujuh universitas besar AS—termasuk Columbia, Brown, Cornell, Northwestern, University of Pennsylvania, dan Princeton.

Menurut media lokal, Trump juga telah memerintahkan Internal Revenue Service untuk mulai mencabut status bebas pajak universitas tersebut.

Apa Motif Perang Trump Melawan Harvard?

1. Harvard Tak Mau Didikte oleh Trump

Presiden Harvard Alan Garber kini tengah dikritik karena ia menolak tuntutan pengawasan dan supervisi oleh Gedung Putih. “Tidak ada pemerintah – terlepas dari partai mana yang berkuasa – yang boleh mendikte apa yang boleh diajarkan universitas swasta, siapa yang boleh diterima dan dipekerjakan, dan bidang studi dan penyelidikan apa yang boleh ditekuni,” jawab Garber dalam suratnya.

Baca Juga  Gerhana Bulan 28 Agustus 2026 Picu Isu Kiamat, BMKG Tegaskan Tak Bisa Diamati dari Indonesia

2. Semua Berawal dari Harvard Mendukung Palestina

Semuanya berawal dari protes atas Palestina. Pemerintahan Trump mengklaim bahwa universitas, termasuk Harvard, gagal melindungi mahasiswa Yahudi dari pelecehan selama protes kampus nasional terhadap perang genosida Israel di Gaza. Mereka juga menuduh universitas mengizinkan dukungan bagi kelompok perlawanan Palestina Hamas.

No More Posts Available.

No more pages to load.