DPP SWI dan Lintas Organisasi Pers Sampaikan Seruan “Usut Tuntas” Pemukulan Terhadap Insan Pers

oleh -49 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Penyerangan, intimidasi, kriminalisasi dan kekerasan fisik terhadap para insan pers menjadi perhatian dan pembahasan serius bagi pegiat pers tanah air.

Hal tersebut terjadi dari tahun ketahun intimidasi, kriminalisasi, penyerangan, pengeroyokan dan kekerasan fisik terhadap insan pers terus meningkat dan kini kerap terjadi, seperti kita ketahui bersama baru baru ini, penyerangan, pengeroyokan dan kekerasan yang telah menimpa terhadap saudara kita Jefri Barata Lubis wartawan online yang berada di Mandailing Natal (Madina) pada Jum’at (4/3/2022).

Atas terjadinya tindak kekerasan dan pemukulan itu sontak menuai reaksi keras dan mengusik para Insan- insan Pers diseluruh tanah air Indonesia yang tidak menerimakan hal itu terjadi.

Baca Juga  Benhur Watubun: Soal Pembayaran Tanah RSUD Harus Hati-hati

Motif terjadinya pengeroyokan dan pemukulan tersebut ditengarai pihak pelaku tidak menerimakan atas pemberitaan terkait dugaan adanya tambang emas ilegal yang berada di Madina.

Seluruh organisasi kewartawanan yang ada menyuarakan seruannya agar pihak penegakan hukum dalam hal ini kepolisian Republik Indonesia untuk segera menangkap, memproses serta mengadili dan memenjarakan pelaku pemukulan dan pengeroyokan terhadap saudara Jefri, wartawan online di Madina.

Wartawan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sudah barang tentu dilindungi oleh apa yang tertuang dalam konstitusi Undang-Undang Pokok Pers Nomor: 40 Tahun 1999.

Salah satu seruan itupun dilontarkan oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indinesia (SWI) diseluruh penjuru tanah air dari Aceh hingga Papua.

DPP SWI Ketua Umum SWI Maryoko Aiko, Waketum Putra Gara Sekretaris Jendral (Sekjen) Herry Budiman dan Ketua Div. Dept Humas M.Hendra Gunawan menanggapi serius terkait kerap terjadinya intimidasi, kriminalisasi terhadap insan-insan pers, saat bincang-bincang bersama mengungkapkan, penegakan hukum harus sigap dan tanggap atas semua bentuk kejahatan apalagi dalam hal ini yang menimpa terhadap insan pers yang konon katanya pers adalah merupakan pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Baca Juga  Terminal Mardika Ambon Mulai Ditertibkan Dari PKL

“Info yang diterima bahwa Kapolri telah memerintahkan jajarannya Kapolda Sumut dan kapolres Madina untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan dan pemukulan terhadap Wartawan”, ujar Gunawan.

Kapolres Madina telah menerima atas Laporan korban kekerasan, pengeroyokan dan pemukulan atas nama saudara Jefri Barata Lubis (wartawan online), pihak kepolisian Madina pun langsung bergerak cepat.

Semoga kerja keras pihak Kepolisian khususnya di jajaran Polres Madina para pelaku tindak kekerasan dan pemukulan yang menimpa saudara Jefri Barata Lubis (wartawan online)segera tertangkap.

Hingga berita ini ditayangkan belum adanya info lebih lanjut. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.