Porostimur.com, Jakarta – Penyerangan, intimidasi, kriminalisasi dan kekerasan fisik terhadap para insan pers menjadi perhatian dan pembahasan serius bagi pegiat pers tanah air.
Hal tersebut terjadi dari tahun ketahun intimidasi, kriminalisasi, penyerangan, pengeroyokan dan kekerasan fisik terhadap insan pers terus meningkat dan kini kerap terjadi, seperti kita ketahui bersama baru baru ini, penyerangan, pengeroyokan dan kekerasan yang telah menimpa terhadap saudara kita Jefri Barata Lubis wartawan online yang berada di Mandailing Natal (Madina) pada Jum’at (4/3/2022).
Atas terjadinya tindak kekerasan dan pemukulan itu sontak menuai reaksi keras dan mengusik para Insan- insan Pers diseluruh tanah air Indonesia yang tidak menerimakan hal itu terjadi.
Motif terjadinya pengeroyokan dan pemukulan tersebut ditengarai pihak pelaku tidak menerimakan atas pemberitaan terkait dugaan adanya tambang emas ilegal yang berada di Madina.
Seluruh organisasi kewartawanan yang ada menyuarakan seruannya agar pihak penegakan hukum dalam hal ini kepolisian Republik Indonesia untuk segera menangkap, memproses serta mengadili dan memenjarakan pelaku pemukulan dan pengeroyokan terhadap saudara Jefri, wartawan online di Madina.









