Menurut Kelilauw, kondisi ini sangat berbahaya karena terdapat pula produk yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa namun masih tetap dijual kepada masyarakat.
Masalah ini semakin diperparah karena sebagian masyarakat di daerah pedesaan cenderung hanya memperhatikan harga yang murah tanpa memeriksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan produk.
“Ini berbahaya untuk kesehatan. Kadang sudah lewat tanggal kedaluwarsa masih dijual juga. Karena orang di kampung-kampung itu tidak tahu, yang penting murah dia beli. Tidak dilihat tanggal kedaluwarsanya,” jelasnya.
Untuk itu, Kelilauw meminta adanya koordinasi dengan dinas terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota guna meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan produk di pasaran.
Ia berharap langkah pengawasan yang lebih ketat dapat mencegah beredarnya kembali produk kedaluwarsa serta melindungi kesehatan masyarakat. (Leonard Manuputty)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











