Ia menekankan semangat “Tual Maryadat” sebagai fondasi untuk mewujudkan Kota Tual yang MAJU, AMAN, RELIGIUS, BERBUDAYA, SEJAHTERA, BERDAYA SAING dan BERKELANJUTAN.
“Perbedaan pilihan, pandangan maupun latar belakang jangan menjadi penghalang bagi kita untuk bekerja bersama. Justru keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam membangun Kota Tual,” ujarnya.
Dengan ditutupnya Masa Sidang II dan dibukanya Masa Sidang III, DPRD dan Pemkot Tual diharapkan mampu memperkuat sinergi dan melahirkan kebijakan yang lebih efektif, produktif serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
(red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









