Porostimur.com, Ambon – Pengabdian kepada bangsa dan negara tidak ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan, melainkan oleh tanggung jawab dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Prinsip inilah yang ditegaskan Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Julius Jolly Suawa, S.Sos., dalam memaknai pembangunan Jembatan Waitomu di Kota Ambon.
Menurut Julius, pembangunan infrastruktur bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga bagian dari pengabdian prajurit TNI dalam mendukung pembangunan daerah dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Pengabdian bukan tentang apa yang kita peroleh, melainkan tentang apa yang dapat kita berikan. Di mana pun kita bertugas, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Sebab, kemajuan negeri adalah tanggung jawab bersama, dan setiap kontribusi yang tulus akan menjadi bagian dari warisan kebaikan bagi generasi mendatang,” ujar Julius, Minggu (25/10/2026).
Ia menegaskan, seorang prajurit yang mendapat amanah bertugas di suatu daerah berkewajiban memberikan kontribusi terbaik tanpa mempersoalkan apakah wilayah tersebut merupakan tanah kelahirannya atau bukan.
Bagi Julius, nilai pengabdian tercermin dari kesungguhan menjalankan tugas, menjaga kepercayaan, serta bekerja demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah tempat seseorang mengabdi.









