Dua Ledakan Terjadi di Yerusalem

oleh -0 Dilihat
Polisi Israel memeriksa lokasi ledakan di halte bus di Yerusalem, Rabu, 23 November 2022. Dua ledakan meledak di dekat halte bus di Yerusalem pada hari Rabu, melukai beberapa orang yang menurut polisi diduga serangan oleh warga Palestina.

Kelompok itu menyebut serangan ledakan tersebut sebagai operasi heroik, tetapi berhenti mengklaim tanggung jawab. “Pendudukan menuai harga dari kejahatan dan agresinya terhadap rakyat kami,” ujarnya.

Anggota parlemen sayap kanan ekstrim Itamar Ben-Gvir mengatakan. serangan itu memberinya dorongan untuk mengambil sikap lebih keras terhadap penyerang Palestina.

Dia sebelumnya menyerukan hukuman mati bagi penyerang Palestina dan merupakan sosok yang akan menjadi menteri yang bertanggung jawab atas polisi di bawah pemerintahan baru Benjamin Netanyahu.

“Sudah waktunya mengambil garis keras melawan teroris, saatnya membuat ketertiban,” ujarnya.

Serangan nyata itu terjadi saat ketegangan Israel-Palestina tinggi, setelah berbulan-bulan serangan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat yang dipicu oleh serentetan serangan mematikan terhadap warga Israel yang menewaskan 19 orang. Ada peningkatan dalam beberapa pekan terakhir dalam serangan Palestina.

Baca Juga  HUT ke-81 RI, Bupati Aru Serahkan Remisi kepada 52 Warga Binaan Lapas Dobo

Kekerasan juga terjadi ketika Netanyahu mengadakan pembicaraan koalisi setelah pemilihan nasional. Dialog itu kemungkinan akan membentuk pemerintahan sayap kanan Israel. 

(red/AP)

No More Posts Available.

No more pages to load.