Namun hingga berita ini dipublikasikan, keluarga korban mengaku belum melihat penyelesaian yang dinilai memadai terhadap persoalan tersebut.
Dugaan Perundungan Kembali Muncul, Siswa Diduga Diintimidasi
Persoalan menjadi semakin serius setelah muncul informasi lain mengenai dugaan perundungan terhadap sejumlah siswa kelas 1.
Sumber yang mengetahui persoalan tersebut menyebutkan, sejumlah siswa junior diduga kembali berhadapan dengan siswa senior dan diperintahkan masuk ke kamar mandi.
Para siswa junior tersebut diduga mengalami tindakan yang merendahkan martabat dan kemudian aksi tersebut disebut direkam menggunakan telepon seluler.
Tidak berhenti di situ. Sumber yang sama menyebutkan adanya dugaan pemaksaan untuk mengisap rokok serta ancaman penyebaran rekaman apabila para siswa menceritakan kejadian tersebut kepada pihak lain.
Informasi mengenai dugaan rekaman dan ancaman tersebut menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian serius, terutama karena berpotensi menimbulkan tekanan psikologis terhadap peserta didik yang diduga menjadi korban.
Jika seluruh informasi tersebut nantinya terbukti, persoalan ini tidak lagi dapat dipandang semata sebagai persoalan kedisiplinan internal antarsiswa.
Dugaan kekerasan fisik, perundungan, tindakan yang merendahkan martabat peserta didik, hingga intimidasi melalui ancaman penyebaran rekaman merupakan persoalan yang membutuhkan penanganan serius, transparan, dan berpihak pada keselamatan serta perlindungan anak.









