Blok Masela sendiri saat ini telah memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan mulai berproduksi pada 2029. Proyek ini digarap konsorsium internasional yang dipimpin Inpex Corporation bersama mitra strategisnya.
Kawal Investasi dan Kepentingan Masyarakat
KNPI menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya investasi di Blok Masela agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat lokal serta tidak merusak lingkungan maupun tatanan adat budaya masyarakat Tanimbar.
Organisasi kepemudaan itu juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam proses pembangunan. Namun, KNPI meyakini masyarakat Tanimbar akan tetap menjaga stabilitas daerah dan mempersiapkan diri menyambut operasional proyek tersebut.
“Jika ada oknum yang merasa gelisah itu hak personal, namun kami yakin masyarakat Tanimbar tetap menjaga daerah ini dan mempersiapkan diri menyambut Blok Masela beroperasi,” ungkap KNPI.
KNPI menyatakan siap mengawal keterlibatan investor selama tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat umum, menjaga lingkungan, serta menghormati adat dan budaya lokal.
Apresiasi Ruang Dialog
KNPI juga mengapresiasi pemerintah dan pihak Inpex yang dinilai telah membuka ruang dialog dan diskusi dengan organisasi kepemudaan, OKP, ormas, serta masyarakat terdampak.









