Yang kedua, dirinya meminta Gubernur Maluku selaku kepala pemerintahan maupun kepala daerah, untuk segera mengumumkan skema pembagian PI Blok Masela sehingga tidak lagi menimbulkan gonjang-ganjing yang dapat mengganggu solidaritas sesama warga Maluku, baik di Maluku Barat Daya maupun Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Ketiga, dalam rangka PON XX 2021, pihaknya berharap Gubernur juga segera mengumumkan bonus bagi para peraih medali emas, medali perak dan medali perunggu sehingga dapat memotivasi atlet-atlet Maluku dan berharap agar Gubernur dapat meninjau secara langsung para atlet yang sedang mempersiapkan diri menuju ke PON 2021 di Papua bulan Oktober yang akan datang.
Keempat, Yeremias mengatakan, mereka meminta forkopimda dalam hal ini Pangdam, Kapolda, Danlantamal, Danlanud agar juga mempertimbangkan putra-putri terbaik Maluku yang direkrut untuk menjadi anggota TNI baik angkatan darat, laut, udara dan juga kepolisian. Dimana jatah Maluku lebih kecil daripada provinsi lain.
“Contoh di kepolisian, jatah untuk Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun ini kita hanya mendapat jatah 26 orang sedangkan Papua mendapat jatah lebih dari 300 Orang. Sebagai mantan Dankor Brimob dan mantan Kapolda Maluku, kami berharap Gubernur dapat mengundang institusi TNI dan Polri untuk membicarakan ini sehingga kedepan putra-putri terbaik Maluku dapat diakomodasi untuk menjadi anggota TNI maupun anggota Polri”, tutupnya. (alena)









