Empat Catatan Penting Anos Yeremias Dalam Rapat Paripurna LKPJ Maluku 2020

oleh -205 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sebanyak empat catatan penting disampaikan Ketua Fraksi Golkar, Anos Yeremias pada rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban  (LKPJ) Gubernur Maluku Tahun 2020, Jumat (16/4/2021).

“Ada beberapa catatan yang harus kami sampaikan kepada saudara Gubernur. Pertama, bagi kami selama ini pembagian Kebijakan Umum APBD (KUA) pembangunan di seluruh Maluku ini belum merata meskipun kami harus mengakui bahwa mekanisme atau prosedur pembagian KUA ini ada, antara lain misalnya jumlah penduduk dan lainnya”, kata Anos.

Pihaknya merasa, pembagian KUA pembangunan di kawasan Maluku Tenggara sangat tidak adil, karena masih terdapat 4 Kabupaten yang presentasi kemiskinannya sangat tinggi, sehingga mereka berharap tahun 2022 APBD untuk kawasan Maluku Tenggara bisa mengalami perubahan.

Baca Juga  Patroli Satgas Preventif Ops Lilin Siwalima Gelar Patroli Keliling Kota Namlea

“Contoh seperti pinjaman melalui di PT. Sarana Multi Infrastrutur (SMI) seluruh Maluku Tenggara itu hanya mendapat kurang lebih 70 miliar dari 700 miliar yang dipinjam dari SMI. Kami berharap kedepan 2022, alokasi APBD untuk kawasan Maluku Tenggara paling tidak lebih adil, karena Maluku Tenggara sejauh ini memang perlakuannya berbeda dengan kawasan lain di Provinsi Maluku”, bebernya.

Yang kedua, dirinya meminta Gubernur Maluku selaku kepala pemerintahan maupun kepala daerah, untuk segera mengumumkan skema pembagian PI Blok Masela sehingga tidak lagi menimbulkan gonjang-ganjing yang dapat mengganggu solidaritas sesama warga Maluku, baik di Maluku Barat Daya maupun Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ketiga, dalam rangka PON XX 2021, pihaknya berharap Gubernur juga segera mengumumkan bonus bagi para peraih medali emas, medali perak dan medali perunggu sehingga dapat memotivasi atlet-atlet Maluku dan berharap agar Gubernur dapat meninjau secara langsung para atlet yang sedang mempersiapkan diri menuju ke PON 2021 di Papua bulan Oktober yang akan datang.

Baca Juga  Bukan Cuma Buat Outer, Begini Tips Tampil Stylish dengan Kemeja Oversized

Keempat, Yeremias mengatakan, mereka meminta forkopimda dalam hal ini Pangdam, Kapolda, Danlantamal, Danlanud agar juga mempertimbangkan putra-putri terbaik Maluku yang direkrut untuk menjadi anggota TNI baik angkatan darat, laut, udara dan juga kepolisian. Dimana jatah Maluku lebih kecil daripada provinsi lain.

“Contoh di kepolisian, jatah untuk Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun ini kita hanya mendapat jatah 26 orang sedangkan Papua mendapat jatah lebih dari 300 Orang. Sebagai mantan Dankor Brimob dan mantan Kapolda Maluku, kami berharap Gubernur dapat mengundang institusi TNI dan Polri untuk membicarakan ini sehingga kedepan putra-putri terbaik Maluku dapat diakomodasi untuk menjadi anggota TNI maupun anggota Polri”, tutupnya. (alena)

No More Posts Available.

No more pages to load.