Firdaus dan Senyum yang Tertinggal di Maluku

oleh -1 Dilihat

Firdaus bukan sekadar pendaki. Ia adalah denyut kehidupan yang singgah sejenak. Ia datang dan menebar senyum pada begitu banyak orang, bahkan sebelum kaki menapak di jalur Binaiya. Setiap langkahnya, setiap sapanya, membawa arti. Mungkin bagi sebagian orang, pendakian hanyalah hobi yang sia-sia. Tapi mereka lupa, dalam satu perjalanan, begitu banyak roda kehidupan ikut berputar.

Terimakasih, Firdaus.
Terimakasih telah datang ke Maluku, membawa hangat, membawa berkah.
Kini tubuhmu mungkin terbaring di tanah,
tapi jejakmu hidup dalam kenangan,
dalam senyum ibu penjual keripik,
dalam doa sopir tua yang kau tumpangi,
dalam napas hutan yang pernah kau jamah.

Tidurlah Firdaus. Tenanglah.
Langit telah memanggilmu dengan lembut,
Firdaus kembali ke Firdaus,
dan bumi Maluku memelukmu dengan cinta.

Baca Juga  Suzuki GSX250R-F Terbaru Resmi Meluncur, Mesin 2 Silinder Kini Pakai VVL dan ABS

Masohi, 18 Mei 2025

No More Posts Available.

No more pages to load.