Porostimur.com, Ambon — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura memperingati Dies Natalis ke-66 dengan tema “FISIP sebagai Pelopor Demokrasi dan Inovasi Kebijakan.” Perayaan ini menjadi refleksi perjalanan panjang salah satu fakultas tertua di Unpatti yang terus konsisten melahirkan pemikir, birokrat, dan pemimpin masyarakat di Maluku.
Kampus sebagai Ruang Perubahan Sosial
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FISIP Unpatti itu dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, serta tamu undangan dari berbagai instansi.
Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat perubahan sosial, bukan sekadar menjalankan rutinitas akademik.
“FISIP Unpatti memiliki tanggung jawab besar untuk membentuk sumber daya manusia yang kritis, inovatif, dan berkarakter. Di tengah perubahan yang cepat, kampus harus hadir sebagai ruang yang menumbuhkan ide, etika, dan empati sosial,” ujar Rektor.
Sementara itu Dekan FISIP Unpatti, Dr. Wahab Tuanaya, M.Si., menyebut usia ke-66 ini menjadi momentum memperkuat kapasitas kelembagaan dan memperluas kolaborasi akademik.
“Dies Natalis ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi untuk menata langkah ke depan. FISIP harus menjadi rumah bagi gagasan baru, inovasi kebijakan, dan pengembangan potensi mahasiswa baik akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.











