“Sebenarnya Dinas Sosial sudah harus mengambil langkah jangan terjadi proses pembiaran karena sudah cukup banyak anak-anak yang usia pendidikan tetapi sampai malam masih di jalan. Ini harus menjadi perhatian Dinas Sosial, supaya ada pengawasan, sekarang kita bicara bagaimana supaya kita bisa menghasilkan kualitas anak yang baik, sementara proses pembiaran itu tetap berlangsung di tengah-tengah kehidupan masyarakat kan kasihan,” bebernya.
Harapan Toisuta, ini juga menjadi perhatian dari Dinas Sosial ditambah juga dengan Dinas Pendidikan supaya ada kolaborasi terkait dengan bagaimana kita, “melihat anak-anak yang sementara ini masih di luar rumah,dan ini harus jadi perhatian Pemerintah. Artinya ini pikiran yang harus kita nyatakan secara bersama,” tutupnya. (nicolas)









