Gelar Silahturahmi Kebangsaan, PKS Kota Ambon Bahas Persoalan Keumatan Dengan MUI

oleh -15 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon melakukan Silahturahmi Kebangsaan dengan menyambangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon untuk membahas harmonisasi umat di Kota Ambon.

Rombongan PKS yang dipimpin Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Ambon, Yusuf Wally bersama pengurus kota dan pengurus kecamatan disambut ketua MUI Kota Ambon, Dr.Mohammad Rahayamtel, bersama Sekertaris MUI Wilayah Maluku, Abdul Manan Latuconsina, Sekertaris MUI Kota Ambon, Suleman Wasahua, dan Wakil Ketua MUI Kota Ambon, Irfan Khow, di Kantor MUI Provinsi Maluku Kapaha, Ambon, Senin (31/5/2021).

Pada kesempatan tersebut, diperkenalkan jajaran pengurus baru DPD PKS Kota Ambon kepada MUI kota Ambon.

Tidak hanya itu, dalam pertemuan tersebut juga didiskusikan beberapa hal antara lain terkait rumah potong hewan yang masih berada di Mardika agar dapat direlokasi, masalah keperluan masyarakat pada lahan pemakaman yang sangat terbatas, serta masalah keumatan yang perlu menjadi perhatian bersama antara MUI Kota Ambon dan PKS Kota Ambon.

Rahayamtel menjelaskan, bahwa PKS dan MUI memiliki pandangan yang sama mengenai keumatan, sehingga perlu bersinergi untuk melakukan pembinaan terhadap umat di Kota Ambon.

Baca Juga  Agnez Mo Jadi Sutradara di MV Terbaru F Yo Love Song

“Terdapat komitmen bersama untuk melawan segala bentuk permasalahan masyarakat sehingga pembinaan terhadap umat perlu menjadi perhatian bagi partai politik dalam hal ini PKS”, ujar ketua MUI Kota Ambon.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh, Ketua DPD PKS, Kota Ambon, Yusuf Wally menuturkan, perlu memperbanyak kegiatan keagamaan dalam hal pembinaan.

“Perlu lakukan pembinaan ke tempat ibadah, karena masih banyak tempat ibadah yang belum tersentuh kegiatan pembinaan, sehingga perlu lakukan sinergi antara partai politik dan MUI kota Ambon”, ucap aleg Kota Ambon ini.

Wally juga menambahkan, pembinaan bagi para pemuda perlu dilakukan untuk mengurangi masalah masyarakat pada anak dan perempuan di Kota Ambon. (alena)