Karena jasa-jasanya bagi Kota Ambon, maka Walikota Ambon yang didampingi Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisutta dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Rico Hayat, turut hadir dalam peringatan setahun meninggalnya Glenn Fredly, yang bertajuk Kasih Di Hari Putih.
“Sebagai bentuk penghargaan akan jasa-jasa Glenn Fredly bagi Ambon, di saat yang sama, oleh para musisi dan para fans juga mengadakan talk show dan tabur bunga di Ambon,”bebernya
Bahkan untuk mengenang jasa-jasanya, masyarakat bahkan memiliki keinginan, agar pemerintah kota Ambon mendirikan sebuah monumen Glenn Fredly, sebagai simbol daripada segala upaya untuk menciptakan musik sebagai potensi ekonomi kreatif bagi masa depan bangsa, khususnya Maluku, terkhusus Kota Ambon.
Walikota juga mengatakan, kehidupan Glenn Fredly seperti apa yang dikatakan Chairil Anwar, bahwa hidup ini seperti pidato, yang penting bukan panjangnya, tapi isinya.
“Sosok Glenn telah memberikan implementasi yang luar biasa seperti obsesi yang dikatakan Chairil Anwar. Walaupun usianya pendek secara usia manusiawi, tetapi bobot kehidupannya telah memberikan arti yang luar biasa, bagi ekosistem musik maupun kehidupan musisi dan kehidupan musik di Indonesia,”jelasnya.









