Bagi saya, Gubernur AGK begitu istimewa di hadapan Jokowi. Pertemuan sesaat dan penyampaian isi hati beliau kepada Presiden di Kao berujung perhatian istimewa. Beliau bukan negisiator ulang, tapi sentuhan sesaat Gubernur AGK memberi hasil berlipat. Untuk soal ini Gubernur AGK begitu istimewa. Rp 15 Trilyun direncanakan untuk dialokasikan bertahap selama 3 tahun. Pembangunan Sofifi segera dimulai.
Rasanya tak berlebihan jika Gubernur AGK diberi apresiasi istimewa. Di ujung masa baktinya, ada karya luar biasa yang dibaktikan kepada Maluku Utara, membenahi Sofifi.
Saya lalu teringat, Lumbung Ikan Nasional (LIN) di Maluku, bertahun – tahun ‘diteriaki’ agar ada perhatian pusat, sampai hari ini belum berujung indah. Dan Sofifi, sepotong CURHAT seorang Gubernur AGK kepada Presiden, langsung tereksekusi dalam 2 kebijakan istimewa : PP Wilayah Khusus Ibukota Sofifi dan Rp 15 Trilyun untuk pembangunannya.
10 Jempol untuk Gubernur AGK. Gubernur istimewa milik Maluku Utara (adhy)




