Porostimur.com – Gorontalo: Aksi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memarahi dan menunjuk-nunjuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Gorontalo, Kamis (30/9), viral di media sosial. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie merasa tersinggung dengan ulah emosional Mensos Risma, yang menunjuk-nunjuk warganya saat berkunjung di Kota Gorontalo.
Rusli menilai, sikap Risma tidak patut dilakukan. Selain sebagai seorang ibu, sambung dia, Risma berpangkat menteri telah memberi contoh buruk bagaimana seorang pejabat negara bersikap.
Rusli mengingatkan Risma untuk menjaga sikap di depan rakyat, terlebih saat berkunjung ke kampung orang. Menunjuk nunjuk dan memarahi seorang pendamping PKH dengan emosional, membuat hati Rusli sedih.
“Pangkat, jabatan harus kita jaga. Tidak ada artinya pangkat ini semua kita tinggalkan. Kalaupun toh dia salah ya dikoreksi, di depan umum lagi,” ucap bupati Gorontalo Utara periode 2008-2012 tersebut.
Terkait aksi Risma yang marah-marah ke warga, Rusli mengaku, telat mendapat informasi tersebut. Peristiwa Risma marah terjadi ketika pemprov dan pemerintah kabupaten/kota se-Gorontalo sedang melakukan pemadanan data bantuan sosial. Adapun Rusli pada saat bersamaan sedang mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kunjungan kerja ke Kabupaten Boalemo.
Salah satu pendamping PKH yang ditunjuk-tunjuk Risma menjelaskan, ada warganya yang terdata, tapi saldonya kini tidak pernah lagi terisi. Hal itu diduga membuat mantan wali kota Surabaya itu naik pitam.




