Porostimur.com, Tobelo – Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, kembali meningkat. Gunung api aktif tersebut erupsi pada Senin (6/4/2026) pukul 09.26 WIT dengan kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat.
Erupsi ini juga terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi sekitar 49,69 detik. Hingga laporan disusun, aktivitas erupsi masih berlangsung.
Status Waspada, Aktivitas Dibatasi
Saat ini, status aktivitas Gunung Dukono berada pada Level II atau Waspada. Pihak berwenang pun mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk keselamatan warga.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono Bambang Sugiono, menegaskan bahwa masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas di sekitar kawah.
“Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer,” tegasnya.
Ia menjelaskan, karakter erupsi Gunung Dukono bersifat periodik dengan sebaran abu yang dapat berubah-ubah mengikuti arah dan kecepatan angin.
Erupsi Beruntun Sejak Sehari Sebelumnya
Sehari sebelumnya, Minggu (5/4/2026), Gunung Dukono juga mengalami erupsi dengan kekuatan lebih besar. Kolom abu saat itu tercatat mencapai 1.600 meter di atas puncak.








