Melalui momentum Sail Indonesia, lanjutnya, Pemerintah Kota Tual juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong pembangunan sektor maritim yang berdaya saing.
Dorong Pengembangan Blue Carbon
Selain menjaga keberlanjutan sumber daya laut, Renuat menegaskan pentingnya penataan kawasan pesisir sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali ekosistem laut yang memiliki peran strategis dalam menghadapi perubahan iklim.
Menurutnya, ekosistem pesisir seperti mangrove, lamun, dan kawasan perairan dangkal merupakan bagian penting dari konsep blue carbon yang saat ini menjadi perhatian dunia internasional.
“Ekosistem ini sangat penting dalam mitigasi perubahan iklim karena mampu menyerap karbon hingga empat kali lebih banyak dibandingkan hutan di daratan,” ujarnya.
Karena itu, Pemerintah Kota Tual berkomitmen terus mendorong berbagai program pelestarian lingkungan pesisir dan laut sebagai bagian dari pembangunan daerah maritim yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan Sail Indonesia, Kota Tual tidak hanya memperkenalkan potensi wisata bahari dan budaya, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan laut untuk generasi mendatang.
(Megarivera Renyaan)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









