Halmahera Utara Jadi Pusat Industrialisasi Kelapa Nasional

oleh -31 views
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman menegaskan bahwa kelapa merupakan komoditas strategis nasional, khususnya bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Porostimur.com, Tobelo – Pemerintah Indonesia terus mendorong masuknya investasi untuk memperkuat perekonomian nasional, salah satunya melalui pengembangan kawasan transmigrasi berbasis komoditas unggulan. Langkah ini ditandai dengan penjajakan kerja sama antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Provinsi Maluku Utara.

Penjajakan tersebut berlangsung dalam kunjungan kerja Duta Besar RRT untuk Indonesia, Wang Lutong, bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara ke PT Natural Indococonut Organik (NICO), Halmahera Utara, Rabu (3/6/2026).

Rombongan tiba sekitar pukul 09.30 WIT dan disambut langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, serta Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad. Prosesi penyambutan dilakukan secara adat dengan pengalungan syal khas Maluku Utara sebagai bentuk penghormatan.

Baca Juga  Prabowo, Bahasa Perancis, dan (Lagi) Politik Deklaratif

Hilirisasi Kelapa Jadi Fokus

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman menegaskan bahwa kelapa merupakan komoditas strategis nasional, khususnya bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

“Sesuai instruksi langsung Bapak Presiden dalam Asta Cita, Kementerian Transmigrasi ditugaskan untuk mempercepat industrialisasi dan hilirisasi di kawasan transmigrasi,” ujarnya.

Menurutnya, hilirisasi kelapa akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani melalui pengembangan berbagai produk turunan.

No More Posts Available.

No more pages to load.