Kelompok tersebut juga telah menerima usulan perdamaian dari Mesir, tentang pembentukan badan Palestina yang independen, dan tidak berafiliasi secara politik untuk menjalankan Jalur Gaza. Namun ia menambahkan syaratnya.
“Sebelum itu, selama kami masih menjadi rakyat yang diduduki, kami memiliki hak sepenuhnya untuk terus membela rakyat kami dan melawan pendudukan dengan segala cara, termasuk melalui perlawanan,” lanjut Naim.
Menanggapi wawancara tersebut, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih James Hewitt mengatakan Hamas belum menunjukkan bahwa mereka serius terhadap perdamaian. Hewitt mengungkapkan, Trump telah mengatakan Hamas harus meletakkan senjata mereka.
Tentara Israel telah melakukan serangan brutal terhadap Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023, menewaskan lebih dari 53.000 warga Palestina sejauh ini, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Mahkamah Pidana Internasional (ICJ) mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November 2024 terhadap Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Kepala Pertahanannya Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang dilancarkannya di wilayah kantong tersebut.










