Harga Barito di Kota Ambon Stabil

oleh -45 views
Link Banner

@porostimur.com | Ambon: Harga bahan-bahan dapur seperti bawang, rica dan tomat (Barito) di kota Ambon pasca lebaran hingga bulan Juli ini cenderung terukur stabil.

Pantauan porostimur.com, hari Minggu (14/19) di pasar tradisional Mardika, di temukan variasi harga yang tak jauh berbeda dengan pantauan pada bulan Juni lalu, Sabtu (22/17). Bahkan harga terpantau cenderung turun.

Untuk bawang merah dan bawang putih, terpantau hari ini di temukan variasi harga antara Rp 35 hingga Rp 38 ribu/kg. Atau turun hingga Rp 25 ribu. Dimana Juni lalu, bawang merah dan bawang putih di temukan pada variasi Rp 45 hingga Rp 60 ribu/kg-nya.

“Bulan lalu agak mahal memang dibanding hari ini”, ucap Desi salah pedagang barito di Mardika.

Desi mengaku, harga bawang cenderung lebih murah tersebab ada pasokan bawang yang masuk dari Bima yang harga belinya juga lebih murah.

Baca Juga  Ditangkap Karena Narkoba: Ini 5 Catatan Kelam Catherine Wilson

“Harga bawang Bima kan lebih murah, jadi jualnya juga muarah, dibanding yang dari Purbolinggo atau yang dari Makasar”, tambahnya.

Tomat, juga mengalami penurunan harga. Hari ini, dari 8 pedagang yang di pantau, di temui variasi harga antara Rp 16 ribu hingga 20 ribu/kg-nya. Sementara tiga pekan lalu, ditemukan pada angka Rp 25 ribu hingga 35 ribu/kg.

Kata pedagang, bulan ini pasokan tomat lumayan tersedia.

Dan untuk harga cili besar, pedagang mengaku, relatif sama setiap hari pasca lebaran idul fitri, Juni kemarin.

Dimana, pada bulan Juni cili besar terpantau dengan harga Rp 30 ribu hingga Rp 45 ribu/kg. Dan hari ini, setelah tiga pekan kemudian, harga di temukan masi pada angka yang sama.

Baca Juga  DWP Kankemenag SBB Gelar Raker Tahun 2021

Sementara itu, untuk harga cili kecil, harga hari ini melompat tinggi. Bila pekan lalu masi pada Rp 40 ribu sampai 45 ribu/kg. Hari ini malah melonjak hingga Rp 80 ribu sampai 100 ribu/kg.

Pedagang lain, Mama Ifa mengaku, belakangan cili mengalami kelangkaan dan harganya sulit di prediksi.

“Nyong e. Seng ada cili. Cili mahal, ada tapi 100 ribu sakilo”, ucapnya. (dayon)