Porostimur.com, Tobelo – Hari pertama tahun 2024, di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara diwarnai dengan adanya erupsi Gunung Dukono, pada Senin (1/1/2024).
Laman Magma ESDM melaporkan, erupsi tersebut terjadi pukul 06.15 WIT
Adapun tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 2.000 meter di atas puncak atau 3.087 meter di atas permukaan laut.
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya,” demikian bunyi keterangan Magma ESDM dalam laman resminya.
Karena erupsi yang terjadi, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer (km) dari Kawah Malupang Warirang.
“Masyarakat di sekitar G. Dukono dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.”
Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau untuk selalu menyediakan masker pelindung mulut dan hidung.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, area landaan abunya tidak tetap.
“Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar G. Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” bunyi keterangan yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).








