Porostimur.com, Jakarta – Emiten nikel PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) atau Harita Nickel membidik produksi nikel sebesar 120.000 ton nikel dalam feronikel sepanjang 2024.
Direktur Utama Harita Nickel Roy A. Arfandy mengatakan target tersebut akan dicapai melalui dua smelter RKEF yang telah beroperasi, yakni Megah Surya Pertiwi (MSP) dan Halmahera Jaya Feronikel (HJF). MSP memiliki kapasitas terpasang 25.000 ton kandungan nikel dalam feronikel, dan HJF dengan kapasitas terpasang 95.000 ton kandungan nikel dalam feronikel.
“Target produksi kami untuk produk feronikel di tahun 2024 sebanyak 120.000 ton kandungan nikel dalam feronikel,” kata Roy, mengutip bisnis.com, Sabtu (24/2/2024).
Lebih lanjut, Roy mengatakan untuk produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) akan dihasilkan melalui Halmahera Persada Lygend (HPL) memiliki kapasitas terpasang 55.000 ton kandungan nikel dalam MHP.
Produksi MHP dari Harita Nickel akan meningkat setelah beroperasinya Obi Nickel Cobalt (ONC) yang memiliki kapasitas terpasang 65.000 ton kandungan nikel dalam MHP. Produksi ONC akan berkisar di 30.000 ton, seiring dengan pengoperasian tiga jalur produksi MHP yang akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2024.









