Hendrata Thes: Fitnah itu Lebih Kejam dari Membunuh

oleh -63 views
Link Banner

@Poroatimur.com | Sula : Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Hendrata Theis mengungkapkan jika dirinya mendapat fitnah yang begitu kejam dari sebagian orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Hal tersebut dikatakan Hendrata dihadapan para pimpinan SKPD, Kepala Desa dan simpatisannya, usai penjemputan dirinya di Bandara Emaloma, Sanana, setibanya dari Jakarta. Selasa, (18/6).

Hendrata mengatakan, beberapa waktu belakangan ini, ada issue-issue yang lalu ada isu yang berkembang bahwa PT. Barito Pacifik Timber Group di Falabisahaya tidak jadi di buka, karena dirinya minta fee yang terlalu besar. Padahal, pada kenyataannya, proses pembukaan kembali perusahan kayu lapis tersebut masih dalam tahapan dan terus menemui kemajuan.

“Ini fitnah. Sekali lagi ini fitnah yang sangat kejam terhadap saya selaku bupati,” tukasnya.

Link Banner

Hendrata mengatakan, hendaknya momentum politik Pilkada 2020 dimaknai secara sehat dan demokratis.

Baca Juga  Bank Indonesia Gelar Karya Kreatif Indonesia Virtual Jilid II

” Kalau ada kandidat yang ingin bertarung, maka siapkan modal moril dan gagasan program. Jangan memfitnah orang, karena sangat berbahaya bagi demokrasi, serta dilarang oleh agama mana pun”, tutur Hendrata.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara ini menambahkan, pemerintah terus melakukan komunikasi aktif dan membantu pihak perusahaan, agar dapat segera membuka kembali salah satu pabrik kayu lapis terbesar di Indonesia itu.

“Saya pikir janganlah kita menjadi anak bangsa anak negri yang menyesatkan saudara saudara kita. Ingat fitnah itu lebih kejam dari membunuh”, ujarnya filosofis.

Hendrata mengajak semua kalangan untuk bersatu menghadapi tugas dan tanggung jawab sebagai anak daerah.

Baca Juga  Menang Dramatis, Bali United Sukses Cetak Rekor di Liga Champions Asia

Hedarata menambahkan, meski difitnah, dirinya telah memaafkan mereka yang menyebarkan fitnah kepada masyarakat. Ia juga mengimbau, agar masyarakat tidak mudah termakan fitnah dan kabar hoax.

“Mari kita sama sama berkontestasi dengan baik. Apapun pilihan kita, lakukan dengan demokratis dan bertanggungjawab. demi masa depan Sula yang sama-sama kita cintai”, pungkas Hendrata. (raks)