“Isu ini kami angkat karena melihat Maluku Utara di tengah gempuran ekstraksi tambang masih memiliki peluang penerapan sistem pengelolaan lahan yang lebih lestari dan berkelanjutan tanpa menghilangkan nilai ekonomis, serta yang terpenting menjaga Maluku Utara tetap hijau,” ujar Fina.
Apresiasi dari Prodi Kehutanan Unkhair
Koordinator Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Unkhair Dr. Andy Kurniawan, S.Hut., M.Sc, mengatakan bahwa LKSI merupakan forum nasional yang secara rutin mempertemukan himpunan mahasiswa kehutanan dari seluruh Indonesia, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Menurutnya, capaian Juara 1 ini menjadi bukti nyata keaktifan dan semangat mahasiswa Kehutanan Unkhair dalam mengikuti kompetisi nasional, meski dengan keterbatasan dukungan anggaran.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unkhair mampu bersaing secara nasional. Ini patut diapresiasi dan dijadikan motivasi untuk terus berkembang,” kata Andy.
Ia menambahkan, pihak fakultas dan pimpinan universitas memberikan apresiasi atas capaian tersebut, serta berharap mahasiswa Kehutanan Unkhair terus aktif mengikuti berbagai kegiatan nasional.
“Kami berharap capaian ini menjadi pemantik semangat untuk terus mengharumkan nama Prodi Kehutanan Fakultas Pertanian Unkhair, sekaligus nama Universitas Khairun,” pungkasnya. (red)










