Hipma-Sulbar Kembali Demo Bupati Kepulauan Sula

oleh -51 views
Link Banner

@porostimur.com | Sanana: Himpunan Pelajar Mahasiswa Sulabesi Barat (Hipma-Sulbar), Rabu (24/7) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Kepulauan Sula, yang berada di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara.

Masa aksi yang dipimpin Irwan Fokatea itu, mendatangi Kantor Bupati Kepulauan Sula dengan menggunakan mobil pick-up yang dilengkapi dengan soud system.

Mereka menuntut Bupati Hendrata Thes menepati janjinya tentang perbaikan ruas jalan di Lida Mantua, yang ia janjikan pada mereka pada aksi pekan sebelumnya.

Para pemuda dan mahasiswa asal Sulabesi Barat itu, menuntut Bupati Henrata Thes segera memenuhi janjinya, sambil berorasi dan membawa poster berisi tuntutan dan kritik pada pemerintah.

Link Banner

Aksi yang sudah dua kali dilakukan ini, disebabkan karena jalan di Lida Mantua sangat berbahaya dan rawan kecelakaan, namun tidak mendapat perhatian baik pemerintah Provinsi Maluku Utara maupun pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula.

Baca Juga  Parangi Anak-Istri, La Adili Meringkuk di Sel Polresta Ambon

“Sudah puluhan kali masayarakat setempat mengalami kecelakaan dengan kendaraan roda empat. Bahkan memakan korban nyawa. Ada yang sampai meninggal dunia, tetapi pemerintah seakan menutup mata”, kata Fokatea.

Irwan Fokatea. Ketua Hipma Sulbar

Irwan Fokatea yang adalah Ketua Hipma Sulbar ini, meminta Bupati Kepulauan Sula untuk serius dan cepat mengambil kebijakan memperbaiki jalan di Lida Mantua, agar tidak ada lagi korban kecelakaan yang dapat menghilangkan nyawa masyarakat.

Kalau jalan tersebut adalah ruas jalan Provinsi Malut, maka kami minta kepada Bupati Hendrata Thes agar membijaki anggaran untuk menggusur jalan tersebut, guna mengurangi ketinggian. Karena selain tinggi dan tak beraspal, jalan itu sangat tidak layak untuk digunakan”, papar Irwan.

Baca Juga  Hore, THR PNS Cair Paling Lambat Jumat 15 Mei

“Kami tidak minta agar jalan itu di aspal. Kami hanya minta jalan itu gusur untuk mengurangi ketinggian dan kemiringannya”, sambung Fokatea.

Sayangnya massa aksi tidak dapat bertemu dengan bupati, karena pada saat aksi berlangsung, Bupati Hendrata These sedang berada di luar daerah. (raka)