Mulyadi bersama isteri dan anaknya yang menderita tumor itu tiba di Ambon pada hari Rabu (1/12), langsung ke RSUP dr. J. Leimena.
“Kami tiba hari Rabu, saya dan isteri langsung bawa anak kami ke rumah sakit Leimena, dan Alhamdulillah anak saya mendapat perawatan selama dua hari dan mulai terasa ada perubahan” cerita Mulyadi sambil menahan sedih.
Selama dua hari di rumah sakit, Mulyadi merasakan ada perubahan terhadap anaknya, hanya saja terkendala masalah biaya dan terpaksa dia membawa pulang anaknya ke rumah keluarga yang ada di Ambon.
“Dua hari kami di rumah sakit, menurut dokter sebaiknya dioperasi, tapi terus terang saya merasa sedih karena tidak sanggup jika anak saya dioperasi karena biayanya pasti mahal, sementara kami tidak punya BPJS” kata Mulyadi dengan sedih.
Mendengar informasi ada keluarga dari Sanana yang sakit dan butuh penanganan serius, perkumpulan orang Sanana yang ada di Ambon, yakni Ikatan Keluarga Besar Kepulauan Sula (IKBKS) Ambon lantas mengambil sikap membantu dengan mengurus BPJS, namun sayangnya BPJS yang sudah diurus itu baru akan keluar setelah dua minggu ke depan.
“Kami sudah mengambil inisiatif untuk membantu dengan mengurus BPJS supaya meringankan beban yang dialami Mulhajrin, hanya saja baru BPJS itu baru bisa keluar setelah dua minggu lagi” ungkap Salamudin Umabaihi, Ketua IKBKS Ambon.




