Porostimur.com, Jakarta — Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim melakukan kunjungan kerja ke Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada 12–13 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat layanan serta pengawasan keimigrasian dalam mendukung kawasan industri strategis nasional.
Dalam keterangannya, Silmy menegaskan bahwa keberadaan layanan imigrasi di kawasan industri memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy, dikutip, Senin (19/1/2026).
IWIP Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Silmy menyebut, IWIP saat ini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi nikel di Indonesia. Berdasarkan data yang dimilikinya, nilai investasi di kawasan tersebut telah mencapai sekitar Rp500 triliun, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan mencapai 20 persen per tahun.
“Angka ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Ini menunjukkan betapa strategisnya kawasan ini bagi perekonomian Indonesia,” katanya.









