Porostimur.com, Ambon — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi Anak Binaan, salah satunya melalui penguatan program pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan pemberantasan buta huruf yang digelar di ruang Perpustakaan LPKA Ambon, Kamis (8/1/2026).
Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan dasar literasi Anak Binaan, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan penting sebagai modal hidup setelah menjalani masa pembinaan.
Metode Pembelajaran Bertahap dan Fungsional
Kegiatan pemberantasan buta huruf ini dilaksanakan melalui beberapa metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta. Di antaranya adalah Kelas Keaksaraan Dasar yang berfokus pada pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bagi Anak Binaan yang belum mengenal huruf dan angka.
Selain itu, terdapat pula Keaksaraan Fungsional, yakni pembelajaran membaca dan menulis yang dikaitkan langsung dengan aktivitas sehari-hari, seperti membaca petunjuk, mengisi formulir sederhana, serta menuliskan identitas diri.
Untuk memastikan efektivitas program, pembelajaran juga dilengkapi dengan Bimbingan Belajar Individual, berupa pendampingan satu per satu bagi Anak Binaan yang mengalami kesulitan khusus dalam membaca atau menulis.









