Saat ini, warga negara Teluk membayar 37 dolar AS atau 30 poundsterling per kunjungan ke Inggris di bawah skema Electronic Visa Wavier (EVW). Sementara warga Yordania membayar 124 dolar AS atau 100 poundsterling untuk visa kunjungan.
“Biaya ETA akan menjadi salah satu nilai terbaik di dunia dibandingkan dengan skema internasional serupa. Biaya tambahan kecil untuk pengunjung ini akan memungkinkan kami untuk meningkatkan keamanan perbatasan Inggris dan menjaga keamanan komunitas kami, ”kata Jenrick.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Inggris, sepanjang 2022 terdapat 790.000 orang dari negara-negara GCC mengunjungi Inggris. Mereka menghabiskan biaya 2,5 miliar dolar AS atau 2 miliar poundsterling selama tinggal di Inggris.
Pengunjung dapat mengajukan ETA melalui proses sederhana yang dapat diselesaikan melalui aplikasi ponsel. “Untuk mengajukan aplikasi, individu perlu memberikan detail biografi dan biometrik seperti foto digital dan menjawab serangkaian pertanyaan kesesuaian,” ujar Kementerian Dalam Negeri.
sumber: republika




