Ini Enam Kesalahan Strategi Arab Saudi Hadapi Perang Yaman

oleh -24 Dilihat
Arab Saudi melakukan banyak kesalahan dalam perang Yaman. Foto/X/@mohammedalrumim

Langkah-langkah tersebut menunjukkan upaya kerajaan membangun dukungan regional yang lebih luas. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada kesamaan kepentingan, pembagian tanggung jawab, dan kemampuan setiap negara mempertahankan komitmen ketika konflik semakin intensif.

Hubungan dengan UEA juga menjadi faktor penting. Meski sebelumnya mengalami keretakan, adanya indikasi keterlibatan kembali pihak-pihak yang bersekutu dengan Abu Dhabi dalam perkembangan militer terbaru disebut membuka peluang perbaikan hubungan.

Meski demikian, kerja sama pertahanan tidak otomatis menyelesaikan perbedaan politik yang menjadi salah satu sumber persoalan di Yaman.

6. Faksi-Faksi Yaman Pro-Saudi Belum Solid

Tantangan terbesar Arab Saudi tidak hanya berasal dari kemampuan militer Houthi atau ketidakpastian dukungan negara-negara sekutu. Persoalan internal di antara kelompok-kelompok bersenjata Yaman yang mendukung Riyadh juga dinilai menjadi hambatan utama.

Berbagai faksi memiliki kepentingan dan struktur komando yang berbeda. Tanpa koordinasi yang kuat, keberhasilan merebut suatu wilayah belum tentu menjamin kemampuan mempertahankannya dalam jangka panjang.

Baca Juga  Houthi Tegaskan Perdamaian Yaman Bergantung pada Pengakuan Arab Saudi atas Kegagalan Perang

Hisham Al Omeisy, penasihat senior urusan Yaman di European Institute of Peace, menilai kelompok-kelompok tersebut perlu menyatukan pusat komando dan menyelesaikan perselisihan internal.

No More Posts Available.

No more pages to load.