Ini Kata Jenderal Lekagak Telenggen Soal Ditangkapnya Lima Kombatan TPNPB-OPM

oleh -288 views
Link Banner

Porostimur.com | Ilaga: Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM ) membantah bahwa lima anggotanya telah ditangkap TNI-Polri. Mayor Jenderal Lekagak Telenggen, Komandan Operasi Umum KOMNAS TPNPB-OPM, membantah penangkapan anggota TPNPB-OPM di Ilaga.  Dan foto-foto yang beredar menurut mereka rekayasa TNI Polri. Demikian siaran pers Manajenmen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM, Rabu (14/07/2021).

“Saya Lekagak Telenggen, Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM se Tanah Papua, membantah pasukan setan TNI-Polri tangkap 5 orang anggota TPNPB-OPM. Dan hal ini tidak benar, karena 5 orang itu adalah masyarakat lokal di Distrik Sinak adalah rekayasa besar terhadap perjuangan Papua Merdeka TPNPB-OPM,” kata Lekagak Telenggen.

“Pasukan saya TPNPB-OPM tidak ada yang tinggal di dalam kota, sebab orang-orang ini tuan-tuan lihat sendiri, kami TPNPB-OPM sudah punya aturan tidak lagi tinggal di dalam kota dengan masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Anti Ribet, Ini Inspirasi Model Rambut Wanita yang Gampang Dirawat di Rumah

“Kami semua namanya pasukan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Ndugama, Yahukimo, Pengunungan Bintang, Ilaga, Tembagapura, semuanya kami punya markas jelas yaitu tinggal di hutan dan tidak ada di kota,” katanya.

“Saya tolak semua permainan Kelompok Merah Putih dengan aparat pasukan setan TNI-Polri di Distrik Sinak yang atas nama kami TPNPB-OPM itu sangat penipuan besar,” katanya geram.

Berdasarkan informasi yang beredar, mereka yang ditangkap TNI Polri yaitu:
1. Nasman Murib;
2. Gilame Tabuni;
3. Komengge Telenggen;
4. Keluar Telenggen;
5. Yeniku Murib.

“Mereka adalah warga masyarakat lokal Sinak tidak ada hubungan dengan pasukan TPNPB-OPM. Maka saya sebagai Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM se-Tanah Papua menolak dengan tegas. Segera pulangkan masyarakat tersebut kembali ke keluarga mereka,” tegas Lekagak Telenggen di Puncak Ilaga, Papua.

Menurut Telenggen, Itu permainan aparat keamanan. “Itu karena mereka tidak berhasil menangkap pasukan TPNPB-OPM maka setting begitu,” kata Lekagak Telenggen.

Baca Juga  Selain Bertambahnya Jumlah TPS, KPU Halsel Juga Membutuhkan APD Covid-19 Jelang Pilkada 2020

Demikian laporan sementara selanjutnya akan muncul sesuai perkembangan. Semua foto yang beredar diklaim sebagai rekayasa aparat TNI-Polri dengan kepala suku setempat.

(red/gatra)