Rezim sudah bisa mengukur kekuatan oposisi, dan rezim sudah menguasai semua alat kekuasaan untuk mematahkan oposisi.
Para intelektual tukang stempel itu tidak mungkin lupa bahwa kekuatan represif sehebat apapun tidak akan bisa melawan kesadaran dan kekuatan rakyat.
Rezim Orde Lama jatuh oleh kekuatan rakyat dan Rezim Orde Baru juga jatuh karena kekuatan rakyat.
Para intelektual stempel itu pasti pernah membaca Milan Kundera, bahwa perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan melawan lupa. (**)
Sumber: jpnn










