“Kami akan memiliki saluran komunikasi langsung dan pusat koordinasi yang bisa dihubungi kapan saja jika terjadi ambiguitas atau perselisihan,” ungkapnya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Iran memperkuat posisi strategisnya di jalur perdagangan global, sekaligus memastikan pengaruhnya tetap signifikan di kawasan Teluk.
Dengan tiga poin tersebut, Iran menilai hasil negosiasi bukan sekadar kompromi, melainkan juga pencapaian yang memperkuat posisi politik dan ekonominya di tengah tekanan internasional yang masih berlangsung.
sumber: sindonews









