Porostimur.com, Teheran – Ketegangan Iran dan Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia kembali meningkat. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah kapal induk dan kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Laut AS yang sedang beroperasi di kawasan tersebut.
IRGC menyebut serangan itu dilakukan setelah kapal-kapal perang Amerika dianggap mengganggu pelayaran Iran dan terlibat dalam blokade maritim terhadap negara tersebut.
Dalam pernyataan resmi Departemen Hubungan Masyarakat IRGC, Angkatan Dirgantara pasukan elite Iran disebut menargetkan kapal perang AS menggunakan beberapa rudal balistik pada Sabtu (5/9/2026).
“Angkatan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam menargetkan kapal induk dan kapal perusak AS dengan beberapa rudal balistik setelah kapal-kapal tersebut mengganggu kapal Iran dan berpartisipasi dalam blokade maritim,” demikian pernyataan Humas IRGC yang dikutip Roya News, Minggu (6/9/2026).
IRGC bahkan mengklaim dua kapal perang Amerika mengalami kerusakan akibat serangan tersebut dan kemudian meninggalkan wilayah konflik.
“Karena kerusakan yang diderita dan karena kekhawatiran akan serangan susulan, kedua kapal Angkatan Laut tersebut terpaksa melarikan diri dari zona konflik,” lanjut pernyataan tersebut.











