Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Sejarah mencatat bahwa syiar Islam di Nusantara tidak lepas dari peran penting para pedagang muslim. Namun, kapan sebenarnya Islam pertama kali merambah Tanah Air?
Banyak teori yang menjadi literatur dalam memahami sejarah masuknya Islam di Nusantara. Mulai dari Teori Gujarat, Teori Persia, Teori Tiongkok, hingga Teori Makkah (Arab). Di antara berbagai teori tersebut, terdapat fakta sejarah menarik yang menunjukkan bahwa Islam telah masuk ke Nusantara ketika Nabi Muhammad SAW masih hidup.
Dijelaskan dalam buku Awal Mula Muslim di Bali Kampung Loloan Jembrana Sebuah Entitas Kuno karya H. Bagenda Ali, masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia berlangsung amat cepat. Hal ini didorong oleh hubungan erat antara pedagang muslim dari Arab, Gujarat (India), dan Persia dengan penduduk lokal.
Di antara teori yang ada, Teori Arab atau Teori Makkah menjadi salah satu yang menyajikan bukti historis paling awal. Teori ini menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia langsung dari Makkah dan Madinah pada abad ke-1 Hijriah atau sekitar abad ke-7 Masehi.
Bukti utamanya terletak pada keberadaan perkampungan Islam kuno di Pantai Barus, Sumatera Utara (sebelumnya sering dirujuk wilayah pesisir Sumatera), yang dikenal sebagai Bandar Khalifah. Wilayah ini dicatat oleh bangsa China dengan nama Ta-Shih, sebutan bagi orang-orang Arab.









