Israel Buru Lima Jurnalis di Gaza

oleh -173 views
Jurnalis di Perang Gaza | Press Freedom Group

Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi menuduh keempat outlet berita dalam sebuah surat yang dia unggah di X bahwa jurnalis yang meliput kejadian setelah serangan Hamas, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dari pihak Israel, terlibat dalam peristiwa itu. Media mainstream yang merupakan beberapa organisasi berita terbesar di dunia itu dengan tegas membantah tuduhan tersebut. The New York Times menggambarkannya sebagai sikap yang keterlaluan, dan mengatakan bahwa tuduhan tersebut membahayakan wartawan di Israel dan Gaza.

Dalam pernyataan pers pada Kamis, Reuters membantah pihaknya memiliki jurnalis foto yang terkait dengan Hamas. Kantor berita itu menambahkan bahwa mereka memperoleh foto dari dua fotografer lepas yang berbasis di Gaza, yang berada di perbatasan pada pagi hari tanggal 7 Oktober. Meski demikian, mereka menyanggah tudingan memiliki hubungan dengan Hamas.

Baca Juga  Tradisi Titip Doa ke Jemaah Haji, Sudah Ada Sejak Zaman Nabi

Mantan duta besar Israel untuk PBB Danny Danon berjanji untuk memburu para jurnalis bersama dengan pejuang Hamas. Beberapa pengawas kebebasan pers dan organisasi hak asasi manusia mengutuk tindakan pejabat Israel. Pada Jumat (10/11/2023), Reporters Without Borders mengecam seruan politisi Israel untuk menargetkan jurnalis di Gaza dan memperingatkan bahwa tuduhan terhadap lima reporter tersebut didasarkan pada dugaan yang tidak berdasar.

No More Posts Available.

No more pages to load.