Israel Gencarkan Operasi Militer di Tepi Barat, Puluhan Warga Palestina Ditangkap dan Masjid Dibakar

oleh -2 Dilihat
Militer Israel kembali meningkatkan operasi militernya di wilayah pendudukan Tepi Barat dengan menggelar penggerebekan dan penangkapan massal di sejumlah kota serta desa Palestina. Foto: AP Photo/Tsafrir Abayov

Operasi Penangkapan Meluas

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan sedikitnya 80 warga Palestina ditangkap dalam operasi tersebut. Penangkapan dilakukan di berbagai wilayah, di antaranya 30 orang di Desa Tal, 14 orang di Ramallah, lima orang di Jenin, delapan orang di Hebron, tiga orang di Bethlehem, dan enam orang di Tulkarem.

Selain penangkapan massal, militer Israel juga melancarkan operasi skala besar di Kota Jenin beserta sejumlah kota dan desa di sekitarnya, termasuk Zababdeh, Faqqua, Yabad, Burqin, Jalbun, Qabatiya, Jalqamus, Silat al-Harithiya, Al-Yamoun, Kafr Dan, Deir Abu Daif, hingga Zububa.

Media penyiaran Israel, Kan, melaporkan aparat keamanan turut memperketat mobilitas warga dengan mendirikan sejumlah pos pemeriksaan di jalan-jalan utama maupun pintu masuk desa di wilayah Tepi Barat.

Baca Juga  Enam Tahun Berlalu, Jalan Kairatu–Honitetu Masih Rusak, Warga Minta Pemprov Maluku Lanjutkan Perbaikan

Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Ella Waweya, mengatakan operasi tersebut menyasar rumah-rumah warga Palestina yang dituduh terkait dengan penembakan yang menewaskan dua tentara Israel pada Jumat lalu.

Menurut Waweya, rumah-rumah di Desa Tal digeledah sebagai tahap awal sebelum dilakukan penyegelan sementara maupun pembongkaran.

Kebijakan Israel Kembali Dipersoalkan

Israel selama ini menerapkan kebijakan penghancuran rumah milik warga Palestina yang dituduh terlibat dalam serangan mematikan terhadap warga atau aparat Israel. Namun, kebijakan tersebut terus menuai kritik dari berbagai organisasi hak asasi manusia karena dinilai sebagai bentuk hukuman kolektif yang bertentangan dengan hukum internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.