Menurutnya, banyak orang yang secara ekonomi berkecukupan namun kehilangan empati, memiliki ilmu tetapi bersikap kasar, hingga rajin beribadah tetapi sulit menghargai orang lain.
“Padahal Rasulullah SAW mengajarkan bahwa tidak sempurna iman seseorang sampai ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri,” ujarnya.
Momentum Perbaiki Hubungan Sosial
Nusron mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai ruang refleksi untuk menilai apakah ibadah yang dijalankan telah membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya memperbaiki hubungan dengan sesama manusia sebagai bagian dari ketakwaan yang utuh.
“Kalau ada yang renggang, mari kita damaikan. Kalau ada yang terluka, mari kita maafkan. Karena ketakwaan sejati bukan hanya di sajadah, tetapi juga dalam kepedulian kepada sesama,” pungkasnya.
(MW/CK)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










