Porostimur.com, Bula – Jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), terpaksa diberangkatkan ke Ambon menggunakan kapal laut, sebab pembangunan jembatan darurat Way Mer, yang menjadi akses utama menuju Bandara Kufar itu hingga kini belum rampung, sehingga belum bisa dilewati kendaraan.
Ketua Panitia Keberangkatan Jemaah Calon Haji Kabupaten SBT Supran Sultan, mengatakan 103 JCH asal kabupaten berjuluk “Ita Wotu Nusa” itu, akan diberangkatkan ke Kota Ambon menggunakan kapal laut KM. Frans Kaisiepo.
Keputusan keberangkatan JCH itu diambil setelah pihaknya berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan maskapai Trigana Air yang biasa melayani penerbangan rute Bula-Ambon.
“Setelah kita koordinasi dengan BPJN dan pihak Trigana Air, kendala utama kita masih di jembatan Way Mer,” ujar Sultan, Senin (28/4/2024).
Sultan menerangkan, penggunaan kapal laut dipilih sebagai langkah antisipasi mengingat potensi terjadinya banjir di Way Mer saat waktu keberangkatan.
“Kita khawatir saat keberangkatan terjadi banjir di Way Mer. Ini bentuk ikhtiar kita,” ujarnya.
Sultan mengaku, pihaknya sudah melakukan peninjauan atas kelayakan KM Frans Kaisiepo, yang nantinya ditumpangi JCH dan dinilai memenuhi standar, baik dari sisi kebersihan, fasilitas tempat tidur, hingga tersedianya mushola untuk beribadah selama perjalanan.










