Jejak Langkah Nenek Nursadek, Penyapu Jalan di Ternate Menuju Baitullah

oleh -106 views

“Saya daftar haji sembunyi-sembunyi, jangan sampai orang tahu. Saya orang susah, takut dibilang orang susah ko mimpi pergi haji’, karena haji itu uangnya juta-juta. Tapi saya niatkan, semoga Allah izinkan saya bisa berhaji. Alhamdulillah, tahun ini saya dipanggil pergi haji,” ujarnya dengan suara bergetar menahan haru.

Saat tiba masa keberangkatan nenek Nursadek hanya membawa uang saku Rp2,5 juta untuk kebutuhan selama perjalanan menunaikan ibadah haji yang merupakan hasil patungan anak-anaknya.

Namun rezeki nenek tidak sampai disitu, Allah melapangkan jalan melalui Ustadz Zulkiram, Kasie Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Ternate, saat sedang mengisi taushiyah pada acara hikmah haji walimatushofar.

Ustadz  menceritakan bagaimana seorang penyapu jalanan tetap teguh menyisihkan rezeki, bekerja keras penuh semangat, dan rela menyisihkan rezeki bukan untuk kesenangan dunia, tetapi untuk mewujudkan cita-cita ibadah. 

“Usai mengisi tausiyah ada seseorang menelpon saya minta alamat nenek untuk memberikan sedekah buat nambah uang saku. Alhamdulillah pemerintah provinsi Maluku Utara juga membuat kebijakan dengan memberikan uang saku kepada para jemaah haji Maluku Utara 2025. Bahkan Bapak Wakil Walikota Ternate saat berkunjung silaturahim dengan jamaah kota Ternate  di Embarkasi Makassar beliau juga memberikan bantuan untuk penyelesaian biaya Kursi roda untuk ibu nursadek selama melakukan Thawaf umroh, Ifadah dan Thawaf wada dan juga biaya pemotongan dam tamattu’ untuk ibu Nur Sadek,”cerita Ustadz Mudi sapaan akrabnya 

No More Posts Available.

No more pages to load.