Sementara itu, guru SMA Negeri 1 Halmahera Barat Suwarni Azwar, menekankan bahwa Benteng Saboega merupakan aset sejarah luar biasa yang layak diteliti lebih jauh. Edukasi lapangan seperti ini dianggap penting karena sejarah tidak hanya dipahami dari buku, tetapi juga melalui pengalaman langsung.
Antusiasme Peserta dan Harapan Berkelanjutan
Peserta terlihat antusias memotret struktur bangunan, mencatat informasi penting, dan berdiskusi tentang pentingnya warisan budaya.
Citra Safrin, siswa SMK Negeri 1 Halmahera Barat, mengungkapkan bahwa pengalaman langsung di lokasi membuat mereka lebih memahami nilai situs budaya yang sebelumnya hanya dikenal secara sekilas.
Pengalaman ini diharapkan menjadi awal bagi generasi muda untuk lebih dekat dengan warisan leluhur dan menumbuhkan minat belajar sejarah secara lebih mendalam. Kegiatan jelajah Benteng Saboega pun menjadi sinyal kuat bahwa edukasi berbasis cagar budaya telah berhasil memantik rasa ingin tahu siswa terhadap sejarah daerah mereka. (Asirun Salim)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










