Jelang HANI, supir angkot di Manokwari jalani tes urine

oleh -62 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manokwari : Tes urine dijalani para supir angkutan umum (angkot) di dalam Kota Manokwari, Sabtu (9/6).

Kegiatan ini digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi  (BNNP) Papua Barat menyongsong puncak perayaan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 11 Juni 2018 mendatang.

Selain merupakankegiatan untuk menunjang persiapan mudik Lebaran, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mencegah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, akibat penggunaan narkotika.

Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Kasie Dayamas) BNNP Papua Barat, Stanly Nixon Taghupia,SH, saat berhasil dikonfirmasi media ini.

Link Banner

Menurutnya, kegiatan dimaksud merupakan screening awal, sebagai bagian kerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua Barat dan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat.

Baca Juga  Pasien Positif COVID-19 di Maluku Melonjak Jadi 12 Kasus

Puncak perayaan HANI yang seyogyanya jatuh pada tanggal 26 Juni nanti, akan bertepatan dengan libur panjang dan cuti bersama.

Karena itu, puncak perayaan dimaksud ditunda hingga tanggal 11 Juli mendatang.

Tes urine bagi pengemudi angkot, baik jalur dalam kota maupun luar kota, jelasnya, merupakan instruksi Kepala BNN RI melalui Deputi Pemberdayaan Masyarakat dengan tujuan mengantisipasi kecelakaan berlalu lintas.

”Dari BNN ini, untuk peringati hari anti narkotika insternasional yang jatuh pada tanggal 26/6. Namun karena betepatan dengan libur lebaran, maka akan dilaksanakan puncaknya khusus untuk di provinsi papua barat, dan di seluruh Indonesia, BNNP, BNNK, secara serentak itu tanggal 11/7/18 nantinya. Ini bagian dari instruksi kepala BNN, melalui Deputi Pemberdayaan Masyarakat, sebagai screening awal bagi para pengemudi dalam kota maupun luar kota, kerja sama BNN dengan Dishub dan juga Polda, sebagai antisipasi kecelakaan,” ujarnya.

Baca Juga  RSUP Leimena Ambon Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-56

Meskipun tidak ditetapkan target operasi dalam kegiatan ini, tegasnya, namun jika kedapatan pengemudi yang positif menggunakan narkoba, maka akan dilakukan pemeriksaan intensif.

Dimana, pengemudi yang bersangkutan untuk sementara tidak melakukan perjalanan dengan kendaraan umum.

Sementara informasi yang diperoleh Porostimur.com dari tubuh BNN Papua Barat, menyebutkan hasil tes urine para pengemudi seluruhnya dinyatakan negatif.

“”Iya, Ini sebenarnya bukan dalam bentuk sweeping. Tetapi, ini dalam bentuk screening awal saja, sehingga tidak ada target operasi. Dan ini hanya berkaitan dengan antisipasi pada mudik kali ini. Jadi kalau kedapatan ada yang positif, maka kita akan bicarakan itu, kalau bisa yang bersangkutan tidak mengemudi kendaraannya dulu,” pungkasnya. (Jeffry)