Porostimur.com, Ternate – Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Midi Siswoko S.I.K menghadiri pembentukan tim Efektif Eksternal dan Focus Group Discussion (FGD), Rabu (4/10/2023) bertempat di Ballrom Muara Hotel Ternate.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Widyaswara BPSDM Provinsi Malut, Staf Ahli Walikota Ternate, Dandim 1501 Babullah, Sultan Ternate, Ketua KPUD Kota Ternate dan Ketua Bawaslu Kota Ternate serta tamu undangan.
Kegiatan yang digagas Direktorat Intelkam Polda Malut mengusung proyek perubahan “akselerasi penanganan kerawanan pemilu melalui kolaborasi pemerintah daerah yang di branding dengan akronim krsna kieraha”.
Sambutan, Kapolda Malut menyampaikan perhelatan pesta politik baik pemilu maupun pilkada tidak luput dari permasalahan yang terjadi seperti melibatkan penyelenggara, partai politik, elit politik maupun masyarakat.
“Hal tersebut berujung pada sengketa pemilu maupun pilkada di mahkamah konstitusi atau terjadinya konflik terbuka antar pendukung paslon maupun caleg,” ucap Irjen Pol Midi.
Lebih lanjut Irjen Pol Midi menjelaskan, contoh kasus pelanggaran pemilu di wilayah malut yang berujung pada keputusan mahkamah konstitusi (MK) untuk melakukan pemungutan suara ulang pada pemilu 2014 di kabupaten Halsel serta konflik pilkada halteng tahun 2012 yang berujung pada pembakaran kantor camat Patani Utara.










