“Saya ada di dua kementerian, Polhukam dan Kemendagri, jadi saya sangat tahu solusi masalah pemerintahan dalam negeri dan tahu jawaban masalah terkait infrastruktur,” ujarnya.
Mantan Pangkogabwilhan III itu mengungkapkan, sebagai orang Tenggara Raya, dirinya cukup punya pemahaman tentang pemerintahan bahkan sangat mengerti soal infrastruktur ketika berada di Kementerian Polhukam.
Dengan pengalaman itu, dirinya memastikan ada solusi nyata dari dirinya dan Mukti Keliobas penuhi kepada masyarakat Maluku dan juga Tenggara Raya.
Rahawarin memaparkan visi utamanya untuk menjadikan Maluku sebagai rumah besar yang sejahtera dengan meletakan pemerataan pembangunan pilar utama tanpa memilah-milah suku, ras, agama dan golongan.
“Visi dan misi beta dan Pak Mukti Keliobas ialah “Menjadikan Maluku sebagai rumah besar yang sejahtera”. Bagi kami kenapa harus rumah besar yang sejahtera, karena visi misi yang ditawarkan harus menyentuh dan dengan sederhana mudah dipahami oleh masyarakat. Satu hal yang pasti akan digapai dan bisa dilakukan,” katanya.
Dia mengungkapkan, mengapa bebarapa wilayah di Maluku masih berstatus miskin ekstrim, dan menjadi penunjang kemiskinan terbesar seperti KKT, MBD dan Kepulauan Aru, karena ketidak pedulian pemimpin.









